Biografi Prof. Mahfud MD Yang Menarik Dan Menginspirasi - Dewa Herbie | News Portal

Biografi Prof. Mahfud MD Yang Menarik Dan Menginspirasi

Biografi Prof. Mahfud MD Yang Menarik Dan Menginspirasi



Membahas biografi salah satu tokoh Indonesia memang menarik, terlebih biografi Mahfud MD. Beliau lahir di Sampang pada tanggal 13 Mei 1957 dari pasangan Suti Khadidjah dan Mahmodin.

Nah yang menarik lagi, singkatan MD di namanya merupakan nama dari ayahnya. Karena ada dua anak yang namanya Mahfud, sehingga diperlukan nama untuk membedakannya. Berikut beberapa point penting yang akan masuk di biografi Mahfud MD yang sangat menarik untuk dibahas.


  1. Masa Kecil
Pada usia 2 bulan, keluarga Mahfud pindah ke Pamekasan kecamatan Waru, yang memang daerah asalnya. Di tanah itulah, seorang Mahfud menghabiskan waktu kecilnya dan mulai bersekolah sampai umur 12 tahun. Yaitu dari belajar di surau hingga lulus pendidikan SD. Latar kehidupan beliau memanglah kental dengan agama yang taat.

Mahfud belajar agama di Madrasah Diniyyah dan surau Desa Waru. Beliau sangat suka belajar dan kerap menghabiskan waktu untuk itu. Di pagi hari, beliau sekolah di SD dan sorenya di Madrasah Ibtidaiyah. Kemudian malamnya dilanjutkan di surau untuk mendapat pelajaran agama yang lebih dalam.

  1. Kuliah Di Fakultas Hukum
Tanpa membahas pendidikan, biografi Mahfud MD rasanya akan kurang. Memutuskan untuk meneruskan pendidikannya, Mahfud memilih untuk menjadi mahasiswa di Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia.

Namun tak hanya itu, beliau juga merangkap di Jurusan Sastra Arab Universitas Gadjah Mada. Sebenarnya, dulu beliau sempat ingin lanjut ke PTIQ di Mesir.

Namun, karena satu dan beberapa hal Mahfud tak melanjutkan kuliahnya di Jurusan Sastra Arab UGM. Selain itu, beliau juga harus mencari biaya kuliah dan mencari beasiswa karena faktor ekonomi.

Tapi jangan salah, Mahfud tak akan kesulitan karena tulisannya sering dimuat di koran. Dengan begitu, honor didapatkan untuk menambah kelangsungan hidupnya.

  1. Menjadi Aktivis Ketika Kuliah
Sebenarnya ketika masih SMP, bibit ketertarikannya terhadap dunia politik sudah sangat terlihat. Karena sejak itu, beliau sudah senang menonton hingar bingarnya kampanye kala itu.

Dilanjutkan ketika kuliah, kecintaannya terhadap politik semakin meningkat kemudian disalurkan dengan mengikuti banyak organisasi mahasiswa. Contohnya seperti Badan Perwakilan Mahasiswa, Senat Mahasiswa, dan Pers Mahasiswa.

Beberapa organisasi yang diikuti Mahfud di atas, hanyalah Lembaga Pers Mahasiswa yang diseriusi. Faktanya beliau pernah menjadi seorang pimpinan Majalah Mahasiswa Muhibbah (di tingkat mahasiswa) yang dulu dibredeli saat pemerintah Soeharto.

Dan juga pernah menjadi seorang pemimpin di sebuah majalah Mahasiswa Keadilan di tingkat fakultas hukum.

  1. Menjadi Guru Besar
Jurnal, buku, makalah ilmiah, membuat Mahfud dapat melompat dari Lektor muda menjadi seorang Guru Besar. Hanya dengan waktu 12 tahun, beliau bisa meraih gelar tersebut dihitung dari awal menjadi seorang dosen.

Fakta tersebut tentu sangat berkesan, karena umumnya gelar Guru Besar dapat diperoleh dengan minimal 20 tahun kerja sejak awal karir.

Dengan usia yang relatif muda yaitu 40 tahun, Mahfud sudah menjadi seorang Profesor Bidang Politik Hukum atau Guru Besar di tahun 2000.

Dengan begitu, tak perlu diherankan apabila beliau digolongkan menjadi Guru Besar termuda masa itu. Kemudian Guru Besar termuda lain yang bisa dijajarkan dengan Mahfud adalah Yusril Ihza Mahendra.

  1. Perjalanan Karier
Melengkapi biografi Mahfud MD dengan mencantumkan perjalanan karirnya hingga tahun 2005. Diawali dengan menjadi seorang dosen di Universitas Islam Indonesia Yogyakarta sejak tahun 1984.

Masih di UII, beliau menjadi seorang Direktur Pascasarjana pada tahun 1998-2001. Semakin berkembang lagi, menjadi seorang Tim Ahli Badan Pembinaan Hukum Nasional Depkum – HAM tahun 2000.

Tak hanya itu, beliau melanjutkan kecintaannya terhadap politik dengan menjadi Menteri Pertahanan RI di tahun 2000 – 2001. Dilanjutkan menjadi Menteri Kehakiman dan HAM pada tahun 2001. Kemudian menjadi wakil ketua umun Dewan DPP PKB tahun 2002 – 2005.

Dengan adanya biografi Mahfud MD di atas, dapat disimpulkan beliau memang sosok yang patut untuk dicontoh dan menginspirasi.

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 Dewa Herbie | News Portal | All Right Reserved